20 June 2018

Polisi Ungkap Penyelundupan 5 Kg Sabu Pesanan Napi di Pontianak

Konfrontasi - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar menangkap enam orang anggota sindikat peredaran sabu. Lima kilogram sabu diamankan dari para tersangka.

Penangkapan ini berawal dari razia di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Senin (12/3) pukul 15.30 WIB. Saat itu, polisi memberhentikan truk yang dikendarai Gajan dan Waderlison Saragih.

"Kemudian, setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan lima kantong besar yang diduga sabu di dalam tas yang dibungkus dalam karung yang disimpan di belakang kursi sopir," kata Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono dalam keterangannya, Rabu (14/3/2018).

Dari penangkapan itu, polisi meringkus Mikraj alias Ran, yang berperan sebagai pengambil sabu dari Malaysia itu. Tak selang lama, pemesan sabu bernama Gunawan alias Apeng juga ditangkap. Gunawan mengaku disuruh tetangganya, Ari. 

"Pengembangan berikutnya pada Selasa 13 Maret, menurut keterangan Gajan, barang tersebut merupakan pesanan Darmansyah alias Tejo bin Muhammad Jenggo, warga binaan Lapas Kelas II-A Pontianak, dan pada hari itu juga Darmansyah diamankan," ujarnya. 

Kepada polisi, Darmansyah mengaku, penyandang dana pembelian 5 kg sabu itu adalah Ong Bok Seong alias Uncle, warga binaan Lapas Kelas II-A Pontianak, vonis mati. Ong Bok juga telah diamankan," ucapnya.

Selain 5 kg sabu, barang bukti tiga ponsel, satu truk, dan satu sepeda motor Honda Scoopy diamankan. Polisi masih menyelidiki jaringan ini.

Sementara itu, enam tersangka tersebut dijerat Pasal 112 ayat 2 dan/atau Pasal 114 ayat 2 dan/atau Pasal 115 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup, hukuman mati, atau hukuman penjara maksimal 20 tahun. (dtk/mg)

Category: 
Loading...