Polisi Temukan Catatan Baiat ISIS di Kamar Terduga Perakit Bom Bandung

Konfrontasi - Terduga perakit bom panci di Kampung Kaum Beureum, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, AW, diduga telah berbaiat kepada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Hal itu terlihat dari sebuah catatan yang menempel di dinding kamar AW bertuliskan sumpah kepada pimpinan ISIS.

Berdasarkan foto yang dikutip Tempo, dalam secarik kertas itu terdapat empat poin yang bernada sumpah hasil goresan tangan seseorang. Selain itu, di sisi kiri dan kanan catatan itu terdapat logo ISIS dan Jamaah Asharut Daulah yang digambar menggunakan pulpen. Catatan tersebut tertempel pada sebuah tembok di kamar AW. 

Adapun salah satu isi sumpahnya berbunyi, "Saya berbaiat kepada kekhalifahan daulah islamiyah Abu Bakar Albaghdadi untuk patuh dan taat kepada perintahnya baik dalam keadaan sedih, senang, susah, lapang ataupun sempit."

Dikonfirmasi ihwal catatan tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigadir Jendral Bambang Purwanto mengatakan bahwa polisi masih menyelidiki. Menurut dia, catatan tersebut bakal dijadikan sebagai salah satu barang bukti untuk menjerat AW. 

"Tulisan-tulisan masih kita cross check, apakah itu hasil tulisan dia atau orang lain," ujar Bambang saat meninjau lokasi, Minggu, 9 Juli 2017.

Bambang menuturkan, berdasarkan hasil interogasi, AW terobsesi ingin bergabung dengan ISIS di Marawi, Filipina. Dia berencana bergabung setelah berhasil meledakkan bom di sejumlah wilayah di Kota Bandung. 

Namun upaya peledakan tersebut gagal setelah bom yang diduga dirakit AW meledak di luar rencana. "Menurut hasil interogasi, setelah melakukan ledakan dia akan bergabung dengan ISIS di Filipina. Jadi terobsesi oleh itu," katanya.

Bom yang dirakit melalui panduan dari website di dunia maya itu sedianya akan diledakkan AW di sejumlah lokasi di Kota Bandung. Di antaranya di dua rumah makan dan rumah ibadah. Bom mulai dirakit sejak Juni 2017. (tmp/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...