Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 11,5 Kg Sabu dari Malaysia

Konfrontasi - Tim gabungan Satresnarkoba Polresta Barelang dan Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengagalkan penyelundupan 11,5 kilogram (kg) sabu dari Malaysia tujuan Palembang, Selasa (1/9/2020). Polisi menangkap lima orang yang merupakan bagian dari sindikat narkoba jaringan Tembihan, Riau.

Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur mengatakan, penyelundupan 11,5 kg sabu itu digagalkan petugas setelah mendapat laporan ada pengiriman narkoba menggunakan jalur laut. Petugas kemudian mencegat speed boat di perairan Pulau Terong, Batam.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, kapal yang dinakhodai Budi dan Slamet, keduanya warga Tanjung Batu, Karimun membawa delapan paket sabu yang disimpan dalam karung. “Rencananya sabu itu akan dibawa ke Tembilahan, Riau dan selanjutnya akan dibawa ke Palembang,” katanya.

Dari keterangan kedua awak kapal cepat itu, polisi langsung mengembangkan dengan menyelidiki ke wilayah Tembilahan. Di lokasi itu, petugas menangkap tiga orang yang merupakan penerima dan pemesan barang haram tersebut.

“Dari lima tersangka itu diketahui jika sabu seberat 11,5 kilogram tersebut milik Joni, narapidana yang mendekam di Lapas Tembilahan,” ujarnya.

Saat petugas mendatangi Lapas Tembilahan, Joni ternyata sudah kabur dari lapas sehari sebelum polisi menangkap jaringannya.

Kapolres menambahkan, untuk membawa sabu dari Malaysia ke Tembilahan, para pelaku mendapat upah Rp6 juta per kilogram.

Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat Pasal 112 dan Pasal 115 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau 20 tahun penjara. (inws/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...