Pinjaman ADB US$1,5, untuk Tangani Corona atau Selamatkan Rupiah?

KONFRONTASI-Asian Development Bank (ADB) menyetujui untuk memberikan utang ke Indonesia senilai USD 1,5 miliar atau setara Rp 23,4 triliun (kurs Rp 15.600). Utang jumbo itu diberikan untuk penanganan virus corona di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Mantan Menkeu Dr Fuad Bawazier mengatakan, jangan terlalu percaya bahwa pinjaman itu untuk penanganan Corona.

''Lihat dulu detil utang dan rencana penggunaannya,''katanya.

Fuad menduga pinjaman tersebut digunakan bukan untuk penangan corona, melainkan untuk menyelamatkan rupiah yang kian terpuruk.

'' Semua usaha akan dilakukan untuk menarik pinjaman luar negeri, untuk “menyelamatkan” rupiah,'' ujarnya

''Pinjaman ADB itu, setahu saya sudah lama di persiapkan sebelum Ada Covid-19. Saya kira sekarang semua utang dan defisit dibungkus pakai nama atau alasan Corona. Pinter saja memanfaatkan situasi,''imbuh Fuad

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...