26 April 2019

Pilpres 2019: Prabowo dan Kesempatan Terakhir untuk Selamatkan Umat Islam, Bangsa dan Negara

KONFRONTASI- Inilah kesimpulan ceramah  tokoh Muhammadiyah dan gurubesar UIN Jakarta Prof Din Syamsuddin soal Pilpres 2019 dimana Jokowi vs Prabowo,  dimana rakyat ingin perubahan dan Prabowo menang untuk menyelamatkan bangsa, ummat Islam dan negara.

Pertama, Jika kekuatan politik Islam formal yg diwakili partai2 politik Islam tidak bisa memenangkan pemilu 2019, maka 5 thn lagi keadaan umat Islam di Indonesia semakin lebih sulit dan jika itu terus berlangsung  sampai 10 thn ini, maka umat Islam di Indonesia ini tdk akan tersisa kecuali tinggal nama.

KEKALAHAN UMAT ISLAM "SECARA FORMAL"  dimulai sejak PILPRES 2014, dengan terpilihnya Jokowi sebagai Presiden.

Prof Din Syamsuddin

Kedua, PILPRES 2019 Adalah KESEMPATAN TERAKHIR untuk Selamatkan Umat Islam dan Negara Sebagai Wadah Tempat Berpijak.

Semoga Paslon PADI (02) Tidak MENGALAH Terus, Baik Dalam Debat Capres Juga Yang Lain Lain...

Cukup Sudah Menjaga Perasaan TIDAK ENAK, KASIHAN dll Terhadap Paslon 01.

Ketiga,  Ini Bukan Debat Pribadi.  Ini Menyangkut Keselamatan Negara dan keberlangsungan hidup anak dan cucu dimasa yg akan datang.

Jangan Sampai Rakyat Awam Yang Lugu dan Hanya Punya Akses Info Lewat TV, Berfikir Paslon 01 Lebih Hebat Dari PADI (02), Sehingga Dianggap Lebih Layak Jadi Pemimpin.

Keempat, Dan ini Kesempatan Terakhir, Untuk Selamatkan Negara Secara Formal, Legal Sesuai Konstitusi.
Bila Tidak, Maka Chaos dan Bubarnya Negeri Ini Semakin Mendekati KENYATAAN...

Ummat Islam Memohon Pertolongan Keselamatan Kepada ALLAH SWT dan Secara Manusiawi/Duniawi perantara pertolongan ada di Pundak PADI (Paslon 02) Harapan Tersebut Ditumpukan...

Demikian Prof Din Syamsuddin, Tokoh Muhammadiyah dan guru besar UIN Jakarta.

(FD)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...