Pilkada Langsung, Fadli Zon: Dalam Pancasila Jelas Demokrasi Kita Perwakilan

Konfrontasi - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, demokrasi dengan pemilihan langsung sangat jelas bertentangan dengan Pancasila.

Dalam sebuah diskusi polemik"Pilkada Buat Siapa" yang digelar di Jakarta, Sabtu (13/9), dia menyatakan, jika menginginkan demokrasi secara langsung maka yang harus dilakukan adalah merubah Pancasila. karena menurut Fadli , pancasila di sila ke empat sangatlah jelas bahwa demokrasi kita perwakilan.

Dia menambahkan,  sila ke-empat Pancasila menegaskan 'Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan'. "Dan saya rasa buat kita yang paham betul bahasa Indonesia pasti mengerti maksud dari sila tersebut dan tidak perlu diinterpertasi," tuturnya.

Fadli juga menyebutkan, bahwa musyawarah untuk mufakat adalah budaya kita. Karena itulah, kata dia, para pendiri bangsa kita  menyepakati sila tersebut. "Jadi bukan mereka tidak mengerti konstitusi barat mereka tahu betul. Namun, karena kita punya budaya musyawarah makanya pendiri bangsa lakukan hal itu," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Gardu Besar Pejuang Tanpa Akhir (PETA) Agus Salim Kodri menyatakan, bahwa pengertian sila ke empat adalah menafikan sistem kepartaian.

"Sebab, yang melakukan musyawarah adalah rakyat bukannya perwakilan dari partai. Sebab, anggota DPRD itu dari partai rakyat tinggal coblos saja," ungkapnya. (skln/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...