20 June 2018

Peringatan Rizal Ramli ke Jokowi soal Ekonomi yang Memburuk

KONFRONTASI- Pemerintahan Joko Widodo menurut ekonom yang juga merupakan manta Menkomaritim, Rizal Ramli akan terus mengalami kesulitan di bidang perekonomian. Rizal mengatakan demikian karena adanya persoalan di salah satu bawahannya, yang dapat disebut sebagai ganjalan memajukan perekonomian RI.

Banyak kalangan menilai Rizal Ramli adalah Tokoh Ekonomi yang kritis sejak era Orba. Tokoh senior  pergerakan yang memahami ekonomi secara mendetil. Gelar akademis doktor ekonomi meski ia mulai kuliah dari ITB. Orang yang cukup berani ambil kebijakan non populis.

 

“Pilihan sulit Pak Jkw (baca: Jokowi). Jika terus mendengarkan Menkeu Neoliberal, elektibilitasnya akan terus merosot,” kata Rizal, di akun Twitter pribadi miliknya, Kamis (8/3/2018).

Padahal menurut Rizal hal itu bisa diartikan sebagai warning, mengingat cukup banyaknya kalangan pebisnis yang mengeluh akan perekonomian saat ini. Oleh karena itu, ia menyarankan mau tidak mau Jokowi berani ambil langkah lain selain yang diajukan (misal) Menkeu. Ekonomi sudah merosot tajam, rupiah melemah dan daya beli rakyat memburuk.

“Kalangan bisnis sudah sebel karena aturan pajak terus berubah. Jkw tidak ada pilihan, harus menarik garis pemisah dari Menkeu Neoliberal, yang bekerja terutama untuk kreditors.”

Belum lagi menurutnya ada aturan yang diubah-ubah tanpa adanya pandangan substansial atas RI. “Aturan pajak diubah-ubah saenake untuk uber target setoran kepada kreditors, Menkeu kerja buat siapa,” katanya lagi, saat mengomentari judul berita di salah satu media: ‘Presiden Mendadak Panggil Dirjen, Diminta Tak Bikin Gaduh?’  (kf)

Category: 
Loading...