Pengamat: Aksi Saling Pecat Bisa Jatuhkan Kredibilitas PPP

KONFRONTASI-Aksi saling pecat di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon merasa prihatin. 

Namun demikian, Fadli meyakini Partai Ka'bah tersebut akan tetap solid dalam Koalisi Merah Putih meskipun ada gejolak di internal partai. "Itu saya kira dinamika dalam internal PPP. Kami sangat prihatin," kata Fadli di Jakarta, Sabtu (13/9).

Menurut Fadli, hingga saat ini tidak ada indikasi PPP akan keluar dari Koalisi Merah Putih. Mantan Sekretaris Jenderal Gerindra itu meyakini partai berlambang Kabah itu akan bisa menyelesaikan masalah internal mereka.

"Saya kira mereka punya mekanisme internal. Dari semua yang saya tangkap di PPP, mereka tetap bersama Koalisi Merah Putih apapun yang terjadi," ujar Fadli.

Suharso Cs cenderung ke Jokowi

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad mengatakan jika kejadian pecat-memecat struktur partai ini terus berlangsung, justru akan menjatuhkan kredibilitas PPP sendiri.

"Bukan hanya para elitenya, tapi PPP sebagai partai bisa cedera. Robek dia kredibilitasnya karena tradisi pecat-memecat itu sangat buruk," ujar dia.

Herdi berharap seluruh kader PPP bisa islah dan mencari solusi terbaik agar PPP tidak pecah menjadi dua.

Meski begitu, Herdi menilai jika kubu Suharso cs yang memenangkan pertikaian ini, maka arah koalisi PPP akan berubah mendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Tapi jika yang menang SDA akan tetap di Koalisi Merah Putih. Semuanya ada kepentingan di balik pertarungan ini," jelasnya.[marx/viva]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...