17 September 2019

Pendukung Teroris Terancam Pidana

KONFRONTASI - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan terhadap mereka yang bersimpati alias mendukung aksi terorisme dapat dilakukan tindakan hukum berdasarkan UU No 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang baru.

"Menurut UU baru UU 5/2018 maka ini yang bersimpati pun kepada mereka (teroris) saat melakukan aksi itu, bagian dari kelompok mereka itu bisa kita pidana," ujar Kapolri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (16/7).

Kewenangan dengan UU yang baru disahkan itu, kata Tito, telah diterapkan oleh Detasemen Khusus 88 Mabes Polri yang memproses sekitar 50 orang yang ditangkap di dua kawasan di Bendungan Hilir dan Kemayoran, Jakarta Pusat, karena diduga terkait jaringan teroris tertentu.

Menurut Kapolri, hasil revisi beleid pemberantasan terorisme memberikan ruang bagi Polri untuk memeriksa para anggota jaringan terorisme sebelum melakukan aksinya.[ian/rml]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 16 Sep 2019 - 20:09
Senin, 16 Sep 2019 - 20:05
Senin, 16 Sep 2019 - 19:59
Senin, 16 Sep 2019 - 19:57
Senin, 16 Sep 2019 - 19:53
Senin, 16 Sep 2019 - 19:46
Senin, 16 Sep 2019 - 19:44
Senin, 16 Sep 2019 - 19:41
Senin, 16 Sep 2019 - 19:39
Senin, 16 Sep 2019 - 19:37
Senin, 16 Sep 2019 - 19:35
Senin, 16 Sep 2019 - 19:32