Paslon Banyak Positif Covid-19, Perludem Harap Pilkada Serentak 2020 Tidak Jadi Cluster Baru

Konfrontasi - Kasus virus corona alias Covid-19 di Tanah Air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Bahkan untuk kasus meninggal akibat corona kian meningkat.

Seiring dengan hal tersebut, sebanyak 270 daerah, yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota justru akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang.

Sementara di satu sisi banyak pasangan calon (paslon) kepala daerah yang terpapar Covid-19.

Salah satunya Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, Riston Mokoagow dan Selviah Van Gobel (Riski) dinyatakan positif Covid-19.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini prihatin atas apa sedang terjadi. Dirinya berharap gelaran pilkada tidak menjadi kluster baru penyebaran virus Corona.

“Mestinya sejak awal bisa dicegah, kalau semangat untuk melanjutkan pilkada sama besarnya dengan kesadaran soal kemampuan memitigasi dan mengantisipasi segala risikonya,” ujarnya melalui akun Twitter miliknya, Minggu (6/9/2020).

Sedangkan mengenai banyak paslon yang melanggar protokol kesehatan dengan membawa pendukung saat melakukan pendaftaran di KPU, Titi mengaku hal itu tidak terlalu mengejutkan.

“Karena tidak pilkada pun banyak kasus terjadi. Jadi ini soal kapasitas negara juga sih,” sambungnya. (pj1/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...