Layanan Umrah Kembali Dibuka, Jamaah Berangkat dari Bandara Juanda

KONFRONTASI- Layanan umrah ke tanah suci bakak dibuka kembali pada awal tahun ini, meski masih dalam masa pandemi COVID-19. Sekitar 138 jamaah umrah dari berbagai Kota seperti Surabaya, Aceh, Medan dan beberapa daerah wilayah Indonesia Timur ini diberangkatkan oleh Lion Air Group bekerjasama dengan Dream Tour.

Menumpang pesawat Airbus A-330-300, ratusan jamaah tujuan Jeddah, Arab Saudi ini diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya, Sabtu (9/1/2021) pagi. "Pemberangkatan jamaah ini dilakukan dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat. Jamaah wajib dikarantina selama Satu Hari sebelum keberangkatan dan diswab," kata Vice President Director PT. Dream Tours and Travel, Muhammad Umar Bakadam, melalui siaran pers.

Umar menerangkan, jika terdapat jamaah yang positif COVID-19 maka jamaah tersebut akan dikarantina selama dua minggu dan kemudian diberangkatkan kembali setelah dipastikan negatif dan sehat.

Begitu pula saat Sudah sampai di Jeddah, jamaah akan dikarantina selama 1 hari dan diswab sebelum melakukan Ibadah umrah. "Meski sempat dihentikan selama dua minggu, penerbangan kedua umrah setelah pandemi ini, diharapkan dapat menjadi angin segar bagi semua Biro perjalanan Umrah, Khususnya di Jawa Timur, untuk kembali memberangkatkan Jamaah Umrah," kata Umar.

Umar menyatakan, saat ini penerbangan umrah dilakukan seminggu sekali. Pemberangkatan berikutnya telah dijdwalkan pada 17 dan 25 Januari, dan telah full booked. "Kami optimis mulai Bulan Februari penerbangan Umrah kembali normal dan kami bisa memberangkatkan jamaah umrah 3 kali dalam seminggu," pungkasnya.[mr/snd]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...