Kualitas Vaksin Lokal yang Lebih Bagus Ketimbang Vaksin Impor

Konfrontasi - Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Daulay mempertanyakan terkait salahnya pengertian masyarakat yang masih berpikir untuk mendapatkan vaksin impor.

Padahal di Indonesia memiliki vaksin yang diakui oleh ratusan negara lain. Tetapi masih ada warga yang ingin mendapatkan vaksin impor yang justru harganya lebih mahal.

"Nah setelah dijelaskan yang palsu itu kan produk impor. Anehnya kita punya produk yang diakui 120 negara tapi kok masih gunakan impor, yang lebih mahal," kata Saleh di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2016).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyayangkan sikap pesimis terhadap barang lokal, yakni vaksin. Padahal, dari segi harga jauh lebih murah, bahkan tidak dipungut biaya saat imunisasi di Posyandu atau fasilitas kesehatan milik pemerintah.

"Kalau yang punya pemerintah kan rata-rata tidak mahal bahkan di puskesmas, posyandu dan rumah sakit pemerintah itu kan gratis. Karena kami menganggarkan Rp1.2 triliun untuk vaksin itu dengan seluruh jenisnya. Memproduksi banyak dan diakui oleh negara lain. Kenapa kita tidak pakai? Mengapa kita pesimis?" lanjut dia.

Saleh yakin, jika orangtua sang anak percaya terhadap vaksin pemerintah, ke depan tiap anak Indonesia akan tumbuh menjadi lebih baik. Karena sudah jelas tervaksin dengan yang asli.

"Rata-rata anak anak kita yang divaksin punya sendiri Alhamdulillah baik-baik saja. Vaksin saya kayaknya vaksin pemerintah nih dulu," tambahnya. (ini/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...