19 December 2018

KPU Bangka Tengah Akui Lemah Dalam Supervisi dan Pengawasan

KONFRONTASI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung mengakui pengawasan dan suvervisi pada pemilu legislatif masih lemah karena terkendala anggaran yang terbtas.

"Kami tidak bisa berbuat banyak karena memang anggaran untuk itu masih terbatas, kami akui masih lemah," kata Ketua KPU Bangka Tengah, Suryansyah di Koba, Jumat.

Ia menjelaskan, pengawasan dan supervisi merupakan bagian sangat penting karena koordinasinya melekat dengan penyelenggara pemilu hingga ke tingkat paling bawah.

"Mestinya mulai dari tahapan awal, proses dan hingga tahapan akhir pelaksanaan membutuhkan pengawasan dan supervisi," ujarnya.

Menurut dia, anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan supervisi di antaranya pada proses verifikasi faktual dan melakukan pertemuan-pertemuan.

"Pemangkasan anggaran pengawasan dan supervisi ini dilakukan dari KPU pusat, sehingga imbasnya praktis setiap KPU kabupaten/kota mengalami persoalan yang sama," ujarnya.

Menurut dia, selama ini hanya itu saja kinerja KPU yang belum berjalan optimal karena terkendala anggaran, sementara kegiatan lain tetap terlaksana sesuai tahapan.

"Kami tentu berharap supervisi dan pengawasan dalam pelaksanaan pemilihan presiden nanti berjalan optimal karena ini penting untuk menjalin koordinasi dengan penyelenggara pemilu hingga ke tingkat PPS," ujarnya.

Ia juga menyatakan, pelaksanaan pemilihan anggota legislatif pada 9 April 2014 di Kabupaten Bangka Tengah berjalan sukses yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi pemilih, tidak ada konflik dan minim pelanggaran.

"Kami mulai menyongsong pemilihan presiden, tentu kami bertekad dan tentu harapan kita semua pesta demokrasi berjalan dengan baik," katanya.[AN/ANT]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...