23 November 2017

KPK: Penetapan Tersangka atas Novanto Tak Ada Kaitannya dengan Hak Angket

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang diduga merugikan uang negara senilai Rp2,3 triliun.

Ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan bila penetapan tersangka terhadap Novanto tidak berkaitan dengan Pansus hak angket KPK. Menurut dia, penetapan tersangka itu murni kasus hukum.

"Ini tak terkait dengan pansus. Dari sisi itu, kami dengan pansus, satu-satunya cara KPK, cepat kerjanya," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Agus menegaskan, pihaknya punya dua alat bukti yang kuat mengenai keterlibatan Ketua Umum Partai Golkar itu. "Kami bawa (kasus) ke penyidikan, ini tidak serampangan, kami punya dua alat bukti yang kuat," ujar Agus.

Dengan begitu, dia meminta masyarakat bisa bersabar mengikuti perkembangan kasus ini. Mengenai bukti-bukti dugaan keterlibatan Novanto akan dibuka semua di muka persidangan.

"Nanti kita adu bukti di pengadilan. Semuanya proses kita serahkan ke pengadilan. KPK akan bawa alat bukti dalam proses ini," tuturnya.

Novanto sebelumnya sudah beberapa kali diperiksa sebagai saksi. KPK menduga Novanto terlibat dalam proses penganggaran atau pengadaan barang dan jasa proyek e-KTP.

Atas perbuatannya Novanto disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[mr/inl]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...