Komentar Anggota Komisi IX DPR Terkait dengan Siswa Belajar Sendirian di Sekolah karena Tak Punya HP

Konfrontasi - Anggota Komisi IX DPR RI turut prihatin terkait dengan kejadian seorang siswa, SMPN Rembang, Jawa Tengah, bernama Dimas Ibnu Alias.

Dalam kejadian itu, Dimas terpaksa harus belajar sendirian di sekolah lantaran tak mempunyai smartphone untuk mengikuti kelas online.

Menurutnya, kejadian tersebut bukan pertama kalinya terjadi di masa pandemi Covid-19 ini.

“Sudah banyak terjadi diberbagai daerah, terutama bagi masyarakat pelosok,” kata Selah Partaonan Daulay, Jakarta, Sabtu (25/7/2020).

Politisi PAN ini mengatakan, kasus seperti Dimas ini, sudah banyak disampaikan di media sosial oleh masyarakat.

“Karena tidak memiliki smartphone atau komputer untuk mengakses pembelajaran dari sekolah,” ujarnya.

Belum lagi terkait dengan akses internet, lanjut, Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini, banyak masyarakat yang mengeluh, terutama bagi mereka tinggal di pelosok.

“Maka dari itu kita meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap proses belajar mengajar yang dilakukan sekolah-sekolah saat ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dimas Ibnu Alias, siswa kelas VII SMPN 1 Rembang, Jawa Tengah belajar di sekolah sendirian karena tak memiliki smartphone untuk belajar secara online (daring) atau jarak jauh di tengah pandemi COVID-19.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen mengatakan di Jawa Tengah banyak ditemukan kendala dalam pendidikan jarak jauh mulai dari sulit sinyal atau bahkan tidak memiliki smartphone seperti Dimas.

“Yang seperti Dimas ini banyak di Jawa Tengah. Pembelajaran daring memang jadi kendala bagi yang memiliki keterbatasan gawai,” kata Zen. (pjk1/m)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...