Ketua DKPP: Pembukaan Kotak Suara Tetap Diperkarakan

KONFRONTASI - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie mengingatkan kepada pihak pengadu, teradu dan terkait bahwa sidang DKPP memprioritaskan perkara yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik para penyelenggara pemilu.

Menurut Jimly, meski pembongkaran kotak suara tetap diperkarakan, namun sasaran utama adalah soal pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang dilakukan KPU atau Bawaslu pusat sampai daerah.

"Jadi yang harus dikaitkan adalah kode etik, dimana pelanggaran etisnya. Kotak suara tetap akan diperkarakan," kata Jimly di ruang sidang Kementerian Agama, Jakarta, Senin (11/8).

Kepada pihak pengadu (Prabowo-Hatta), Jimly mengingatkan tetap akan membahas 14 perkara yang sudah masuk di DKPP. Intinya yang berkaitan dengan kode etik.

Dalam sidang lanjutan DKPP hari ini, tim Prabowo-Hatta mendesak agar perkara pembukaan kotak suara oleh KPU menjadi prioritas dalm sidang DKPP. Tim Prabowo-Hatta menilai kasus ini cukup penting dan bahkan sangat berbahaya jika dibiarkan.[]rm/ian

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...