Kebakaran RS TNI Mintoharjo Tewaskan Ketua PB PGRI

KONFRONTASI- Kebakaran di RS TNI AL Mintoharjo, Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (14/3), ikut menewaskan Ketua PB PGRI Sulistyo. 

Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD, Oesman Sapta Odang atau yang dikenal dengan panggilan Oso pun, terkejut mendapat kabar wafatnya senator asal Jawa Tengah itu.

"Saya baru dapat info, makanya mau lihat ke RS, mau cek kebenarannya. Saya kaget juga karena ini orang baik, baik sekali dan dia dicintai oleh guru-guru," kata Oso melalui sambungan telepon, Senin petang.

Almarhum Sulistyo memang dikenal dekat dengan para guru baik yang tergabung dalam PGRI maupun tidak. Bahkan, dia berdiri di depan memperjuangkan nasib para honorer yang tak kunjung diangkat sebagai PNS oleh pemerintah.

Selain menjabat Ketua Umum PGRI, Sulistiyo juga adalah anggota DPD RI dari Jawa Tengah.

Sulistiyo lahir di Banjarnegara, 12 Februari  1962. Dia menapaki karier dalam dunia pendidikan mulai mengajar SD pada tahun 1982 hingga 1985 dan sempat menjadi pengajar SMP dan SMA. Dia juga merupakan mantan Rektor IKIP PGRI, Semarang. Sulistiyo telah dua periode menjadi anggota DPD RI.

Dalam rekam jejak organisasi, Sulistiyo pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat asosiasi LPTK Swasta Indonesia, Ketua MPO Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan Anggota Konsorsium Sertifikasi Guru Tingkat Nasional.

Hari ini Sulistiyo meninggal dalam insiden ledakan tabung oksigen saat menjalani terapi hiperbarik atau terapi oksigen berkapasitas tinggi di RS AL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta.

Selain Sulistiyo, tiga orang yang juga menjadi korban tewas yaitu Irjen Polisi Purn Abubakar Nataprawira, Edi Suwandi dan Dimas yang merupakan dokte pendamping Edi.

[mr/jpn/viva]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...