Kasus Reklamasi: M Taufik Bungkam Usai 10 Jam Diperiksa KPK

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik  terkait kasus reklamasi. Taufik diperiksa sekitar sepuluh jam.

Taufik yang menenteng ransel hitam enggan menanggapi pertanyaan wartawan yang menantinya usai diperiksa. Dia nyaris tidak mengeluarkan sepatah kata pun selain mengaku diperiksa terkait pembahasan reklamasi.

Politikus Gerindra ini mengacuhkan semua pertanyaan wartawan, di antaranya soal pertemuan petinggi DPRD DKI Jakarta dengan bos PT Agung Sedayu Sugianto Kusuma alias Aguan pada akhir 2015.

Dengan dikawal sejumlah ajudan berbadan tegap, Taufik akhirnya lolos dari berondongan pertanyaan. Taufik langsung masuk ke dalam sedan Toyota Camry hitam bernopol B 1965 RFW.

Saat tiba di gedung KPK sekira pukul 09.15 WIB tadi, Taufik meminta wartawan bertanya langsung dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi terkait pertemuan dengan Aguan itu. Namun hingga Taufik keluar dari gedung KPK pukul 19.12 WIB, Taufik tetap bungkam.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPRD DKI Jakarta ini diperiksa KPK terkait kasus yang menimpa Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta nonaktif Mohamad Sanusi. Yang kebetulan juga adik kandung Taufik.

Kasus tersebut adalah dugaan suap rancangan peraturan daerah tentang reklamasi. Yaitu tentang Zonasi dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Sebanyak tiga orang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Mereka adalah Mohamad Sanusi sebagai penerima suap dan dua orang sebagai penyuap. Adalah Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjadja dan Personal Assistant PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro.[mr/mtv]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...