Karena Masalah Keamanan, Dua Bandara di Papua Ditutup

KONFRONTASI - Dirjen Perhubungan Udara menghentikan penerbangan ke dua titik di Provinsi Papua karena masalah keamanan.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Wamena di Jayawijaya, Joko Harjani di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan keputusan Dirjen itu diterima minggu kemarin.

Penerbangan yang dihentikan adalah penerbangan perintis dengan rute Wamena-Mugi dan Wamena-Mapenduma.

"Kami ada tiga rute untuk perintis kargo. Yang jalan adalah Wamena-Anggolok. Sementara duanya tidak bisa jalan karena kondisi keamanan di bandara tujuan," katanya.

Sebelumnya pihak UPBU dan maskapai Susi Air telah sepakat menyukseskan perintis kargo ke tiga wilayah, tetapi pilot memilih tidak terbang ke dua lokasi itu.

"Kami mulai kontrak pada bulan April, lalu pilot tidak mau berangkat ke sana," katanya.

Agar pelayanan penerbangan perintis kargo bisa tetap berjalan, pemerintah mengalihkan dua rute itu ke daerah teraman di Kabupaten Yahukimo.

"Sesuai keputusan Dirjen terbaru, untuk dua bandara tujuan (Mugi dan Mapenduma) akan dialihkan ke Wamena-Kurupun dan Wamena-Sobahan di Yahukimo," katanya.[ian/ant]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA