Kapolda Metro Jaya: Peserta Aksi 4 November Harus Bubar Jam 6 Sore

KONFRONTASI - Kapolda Irjen Pol M. Iriawan menjelaskan bahwa kedatangannya ke kantor Bareskrim Polri untuk ‎memastikan rute aksi 4 November kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Pasalnya, Habib Rizieq saat ini tengah menjadi saksi ahli agama untuk dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dijabarkan Iriawan, aksi besok akan mulai bergerak dari Masjid Istiqlal selepas Shalat Jumat. Demonstran kemudian akan bergerak menuju Jalan Pejambon‎ dan belok ke kiri di Gereja Immanuel. Kemudian dari kantor Bareskrim belok kanan, langsung ke Kedutaan Besar AS, depan Balaikota lurus sampai Patung Kuda belok kanan. Selanjutnya, massa bergerak dari Jalan Medan Merdeka Barat sampai ke depan Istana‎ Negara

"Tadi saya sambil melihat pemeriksaan lalu membicarakan rute. Yang bersangkutan (Habib Rizieq) menyampaikan sesuai komitmen ketika saya dan Pangdam ketemu di rumahnya, rutenya hanya itu‎," ujarnya saat ditemui di Kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/11).

Dalam aksi ini, perwakilan demonstran akan menyampaikan kepada Presiden Jokowi, sebelum akhirnya membubarkan diri pada pukul 18.00. Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal dan melayani demonstran dengan baik.

"Kita kasih waktu sampai jam 6, setelah itu harus bubar. Karena tujuannya adalah bagaimana petisi yang dibuat oleh teman-teman untuk bisa diterima pemerintah, dalam hal ini presiden atau yang mewakili," katanya.

"Kita akan kawal dan layani demo tersebut, karna seluruh korlip termasuk habib Rizieq, mengatakan demo besok damai, tertib, dan aman. Kita akan pegang komitmen dari yang bersangkutan," demikian Iriawan.[rmol/ian]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...