Kantor di Pelindo Digeledah, RJ Lino: Kalau Begini Caranya, Saya berhenti Saja Besok

KONFRONTASI- Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino mengancam untuk mengundurkan diri karena tim Bareskrim Mabes Polri menggeledah kantornya. Lino terkejut saat mengetahui kantornya digeledah tanpa pemberitahuan terhadap dirinya.

"Ini contoh enggak baik untuk negeri ini. Kasih tahu Presiden, 'Pak, kalau caranya begini, saya berhenti saja besok,'" kata Lino melalui sambungan telepon kepada seseorang yang disebutnya Sofyan Djalil, seperti disiarkan Kompas TV, Jumat (28/8/2015) malam.

Dari Mabes Polri dilaporkan, dalam waktu dekat, penyidik ‎Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri akan memeriksa Lino terkait dugaan korupsi pengadaan mobile crane. Diduga, proses tendernya menyalahi prosedur karena menelan biaya hingga Rp 45 miliar.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Victor E Simanjuntak di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, mengatakan, polisi menyita 26 bundel dokumen dari kantor Lino.

"‎Nanti semua saksi akan diperiksa. Tentunya karena itu ruangan beliau (RJ Lino), ya pastinya akan diklarifikasi soal temuan bukti-bukti dari ruangannya, termasuk kami akan periksa instansi yang terlibat sesuai hasil pengembangan pemeriksaan," ujar Victor.

Sebelumnya, Serikat Pekerja (SP) Jakarta International Container Terminal (JICT) melaporkan Lino ke Bareskrim Polri terkait sejumlah perkara.

Hari ini, Jumat (28/8/2015), puluhan personel Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggeledah Kantor R.J Lino yang merupakan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau Indonesia Port Corporation (IPC) di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penggeledahan itu diduga terkait dengan kasus suap waktu inap barang atau dwell time. Saat dimintai tanggapan atas penggeledahan kantor R.J Lino, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengaku belum mengetahui tentang hal itu. Namun, Jonan bilang tak kaget kalau Kantor Pelindo II digeledah terkait masalah dwell time.

"Belum tahu saya. Iya tapi saya enggak tahu. Enggak (kaget) biasa aja. Itu kan urusannya polisi," ujar Jonan saat ditemui usai acara Munas Badan Pensiunan Pegawai Kemenhub di Kantor Kemenhub, Jakarta.

Sebelumnya, seperti dikutip dari wartakota.tribunnews.com, R.J Lino kaget saat keluar dari sebuah ruangan lantaran melihat puluhan polisi di Lantai VII, dekat ruangannya. Lino yang mengenakan kemeja putih berdiri terdiam beberapa menit melihat polisi yang tengah berkerumun di depan ruangan yang diketahui ruang rapat.

Bahkan Lino nampak shock saat melihat beberapa anggota kepolisian membawa senjata laras panjang. Melihat kejadian ini, R.J Lino langsung mengeluarkan telepon seluler dari kantung celananya. Ia pun nampak sibuk menelepon seseorang tepat di depan kerumunan polisi tersebut. (KCM)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...