18 October 2019

Jokowi Presiden Gagal, Memalukan, Inkompeten, maka Sadar Diri dan Tahu Dirilah, kata aktivis senior ini

KONFRONTASI- Kubu Jokowi menggunakan segala cara, segala daya, baik itu lembaga intelijen, ASN/TNI/Polri/KPU/Bawaslu,  survei-survei, media massa mainstream,  dan semua TV/radio besar agar bisa menang, berkuasa dua periode. Masalahnya, Sadarkah Jokowi kalau dia gagal, kobrut, daya beli rakyat ambruk dan ekonomi terpuruk, dan dia tak kompeten dan tidak layak? Sadarkah bahwa di bawah Jokowi RI tak dihargai dan tak bermartabat di mata dunia internasional karena Jokowi inkompeten,  clingak-clinguk, memalukan dan tidak punya gagasan/pikiran? Demikian pandangan Bennie Akbar Fatah, aktivis senior Gerakan 1998 dan mantan pimpinan KPU (ketua Tim 11 KPU) era Preisden Habibie.

'"Saya kasihan sama Jokowi karena ibarat sosok tak kompeten, tapi masih ngotot pengin jadi presiden,''katanya.

Hasil gambar untuk jokowi mega

''Harusnya para pemimpin dan tokoh agama dan masyarakat mengingatkan dan menyadarkan Jokowi agar jangan maju lagi karena bikin RI diambang kehancuran. Jokowi itu seujung kukunya Soekarno,'' ujar Bennie. ''Banjir buruh China ke RI, dan banjir produk/komoditi China ke RI, belum lagi impor pangan dari asing, sangat menghancurkan ekonomi rakyat RI,''  imbuhnya.I.

'"Sudahlah lima tahun saja karena toh Jokowi gagal, rakyat terpuruk dan ekonomi memburuk,hanya 5% dari target 7%,,'' kata analis ini.

''Ekonomi RI diambang kehancuran akibat inkompetensi Jokowi dan dia tak pantas maju lagi. Harusnya para cendekiawan dan elite  bisikin Jokowi agar tahu diri,sadar diri bahwa dia itu inkompeten dan tidak nggege mongso jadi capres, karena miskin kapasitas, daya pikiranya sangat tidak pantas dan gagasannya minus, amblas,'' katanya.  (FG)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...