Jokowi Diambang Kejatuhan? BI Tak Mampu lagi Cegah Rupiah Ambruk. Neoliberalisme Terkutuk

KONFRONTASI- Presiden Jokowi diambang kejatuhan, karena RI bangkrut akibat rupaih ambruk dan ekonomi terpuruk, demikian para analis.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, otoritas moneter nasional sudah melalukan intervensi agar nilai rupiah tidak merosot lebih dalam lagi.

Hal itu diungkapkannya saat melakukan rapat kerja dengan Banggar DPR mengenai RUU APBN tahun 2019 di ruang rapat Banggar, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Perry mengatakan intervensi yang dilakukan BI pada pasar valas maupun SBN. Dana intervensi tersebut mencapai Rp 7,1 triliun.
 

"Intervensi ganda di pasar valas dan sekunder. Saat pengembalian modal asing yang besar Kamis dan Jum'at SBN, Rp 4,1 triliun dari asing dan membeli SBN sekunder sekitar Rp 3 triliun," kata Perry.


Selain itu, Bank Indonesia juga mengamankan nilai tukar rupiah dengan menaikkan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate sebanyak 125 basis poin (bps) menjadi 5,5%.

"Imbal hasil keuangan dan obligasi pemerintah menarik," ungkap dia.

 
 
 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA