Jokowi dan DPR Cari Investor dengan Omnibus Law. Tapi Tak Mau Terima Tawaran Dana dari Bangsa Sendiri?

KONFRONTASI- Saat ini para Duta Besar RI diperintahkan mencari investor se-banyak2nya agar mau investasi di Indonesia. Sementara tawaran dana dari pemilik2 dana warga negara Indonesia tidak ditanggapi dg baik.

Saya pribadi mengalami sendiri, hampir 9 bulan saya me-nawar2kan dana pada rezim berkuasa agar memakai dana dari jalur grup saya. Tapi jangankan diterima tawaran tsb, direspon juga tidak.

Oleh Ir  Imbang Djaja, alumnus ITB dan ARCO,AS

Solusi Menyelamatkan Rakyat Kita: Potensi NSF, Imbang Djaja, Pihak-Pihak  yang Perduli | Beningnews
Saat ini semua komponen pemerintah paham sekali bahwa kondisi ekonomi kita terpuruk habis, investor hanya omdo semua, kalaupun ada yg mengerjakan proyek, bisa dipastikan, semua itu adalah proyek lama sebelum ada covid 19. Setelah ada covid 19, semua negara fokus menyelamatkan diri masing2. Jadi sangat ironis, sumber dana yg 9 bulan saya "promosi"kan malah dipercaya pengusaha Amerika, bahkan sumber dana tsb akan pindah ke Amerika dan mereka akan membuat perusahaan di Amerika dg dana dr warga negara kita.
Saya baca sendiri semua dokumen yg menunjukkan pihak Amerika sangat yakin akan dana tsb, mrk yg mendanai semua dana operasi dan biaya2 yg dibutuhkan utk membuat pemilik dana tsb pindah ke Amerika.
Sementara di Indonesia kita semua kekeringan dana fresh, dengan pindahnya warga kita kesana, maka dana miliknya akan diinvestasikan di Amerika.
Saya hanya bisa tersenyum saja, krn saya kebagian enaknya, saya diangkat jadi komisaris dr perusahaan sahabat saya pemilik dana. Otomatis jika usaha di Amerika jalan, sayapun ikut menikmati dana2 tsb.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...