Jelang Idul Adha, Puluhan Dokter dan Petugas Diturunkan Periksa Kondisi Hewan Kurban

Konfrontasi - Menjelang Idul Adha 1440 Hijriah yang jatuh pada 11 Agustus 2019, puluhan petugas dan dokter hewan di Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diterjunkan untuk memeriksa hewan kurban yang mulai dijajakan pedagang di sejumlah lapak hewan kurban.

“Tim monitoring dan pemeriksaan hewan kurban di Kota Depok siap diterjunkan mulai H-10 bahkan hewan kurban yang layak jual langsung diberikan PIN,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok Diah Sadiah didampingi Staf Puskeswan di DKPPP setempat Wanda, Senin (29/7/2019).

Pin Sehat diberikan sebagai tanda hewan tersebut telah diperiksa oleh petugas DKPPP Kota Depok, ujarnya selain itu, untuk memberi kepercayaan kepada calon pembeli bahwa hewan tersebut bebas dari penyakit serta telah memenuhi syariat Islam.

Tidak hanya memberikan PIN ke hewan layak kurban saja namun pihaknya juga memberikan pedagang surat keterangan, bahwa lapak sudah didatangi dan diperiksa oleh petugas kami, katanya.

Sementara itu,  ditempat terpisah Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie,  mengatakan untuk memastikan kambing,  domba,  sapi atau kerbau layak konsumsi dan potong saat Idul Adha 1440 Hijriah, jajarannya mengandeng sekitar 54 dokter hewan.

Tenaga medis veteriner, terangnya, berasal dari Institut Pertanian Bogor dan swasta. Setiap tenaga dokter hewan yang bertugas mengawasi data dan kelaikan hewan juga dibantu oleh 100 orang dari perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid se-Kota Tangsel.

Menurut dia, tahun 2018 lalu jumlah hewan kurbam yang di perdagangkan di Kota Tangsel sebanyak 23,997 ekor dengan jumlah pedagang sebanyak 360 pedagang di tujuh kecamatan. (pskt/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...