Jalankan Uji Klinis Tahap III Vaksin Covid-19 China, Ini Penjelasan Bio Farma

Konfrontasi - Uji klinis tahap III vaksin Covid-19 produksi Sinovac Biotech, China, akan dilakukan sepenuhnya oleh Bio Farma sebagai holding BUMN farmasi.

Uji klinis itu direncanakan dimulai pada Agustus 2020 mendatang. Akan tetapi, sebelum dilakukan uji klinis, ada sejumlah tahap yang harus lebih dulu dilakukan. Di antaranya, pengujian dalam Laboratorium Bio Farma, dan beberapa perizinan lainnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyatakan, uji klinis akan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis yaitu di Fakultas Kedokteran UNPAD.

Dalam pengujian itu, akan diambil contoh sebanyak 1.620 subjek dengan rentang usia antara 18 sampai 59 tahun dengan kriteria tertentu.

“Sedangkan sisa dari vaksin tersebut akan digunakan untuk uji lab di beberapa lab, antara lain di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat Dan Makanan Nasional (PPOMN),” tuturnya, Jumat (24/7/2020).

Sesuai rencana, uji klinis tahap III akan dilakukan di sepanjang enam bulan ke depan.

“Sehingga ditargetkan akan selesai pada bulan Januari 2021,” sambungnya.

Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3 berjalan lancar, maka Bio Farma akan mulai memproduksinya pada kuartal pertama 2021 mendatang.

“Bio Farma sudah mempersiapkan fasilitas produksinya dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis,” bebernya.

Diharapkan, uji klinis yang bisa disebut merupakan tindakan atau aksi luar biasa (extraordinary) bisa membuat Indonesia lepas dari pandemi Covid-19.

“Yang memang diharapkan Presiden Joko Widodo untuk menghadapi masa krisis yang begitu genting seperti sekarang,” tuturnya.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...