22 June 2018

Irjen Pol Setyo Wasisto: POLRI Siap Wujudkan Mudik Lebaran 2018 yang Aman dan Nyaman

KONFRONTASI - Masyarakat khususnya umat Islam akan segera menyambut datangnya lebaran Idul Fitri 1439H/2018M. Hari besar yang biasa disebut lebaran ini selalu memunculkan budaya mudik yang gegap gempita lengkap dengan berbagai permasalahannya.

Mudik Lebaran telah menjadi fenomena tersendiri di Indonesia.  Apapun tantangannya, mayoritas masyarakat Indonesia akan rela bersusah payah melakukan perjalanan panjang menuju kampung halaman untuk bersilahturahmi dengan saudara dan kerabat tercinta.  

Mudik bukan sekedar budaya, tapi penuh dengan berbagai makna mendalam baik lahir maupun batin bagi para pelakunya. Dalam menyambut mudik dan Lebaran 2018 sekarang, pemerintah dan stakeholder terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Terkait hal tersebut, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan Polri siap untuk mengamankan kelancaran dan ketertiban arus mudik lebaran tahun 2018 sekarang.

Pernyataan kesanggupan ini disampaikan beliau pada acara Forum Promoter 2018 POLRI yang mengangkat tema "Kesiapan Menghadapi Mudik Lebaran Dalam Rangka Mewujudkan Kamseltibcarlantas," yang digelar Kamis (7/6) di Hotel 88 Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan."Hari ini sudah dimulai Operasi Ketupat 2018 untuk pengamanan mudik Lebaran, ada 177 ribu lebih personil baik Polri, PMI, maupun dinas terkait yang diterjunkan," ujar Setyo.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini ada 10 titik yang diidentifikasi oleh pihak Korlantas Polri, yang akan lebih difokuskan untuk keamanan mudik lebaran nanti.

Melengkapi pernyataan Setyo, Kombes Pol. Bambang Sentot Widodo, Kasubditwal dan PJR, Mabes Polri merinci 10 titik rawan macet tersebut yaitu di ruas Tol Jakarta-Cikampek, Gerbang Tol Palimanan, Jembatan Kalikutho, Gerbang Tol Manyaran, Pasar Tonjong, Limbangan, Rest Area Cipali, Rest Area Cikampek, Penyeberangan Merak, dan Penyeberangan Ketapang.

Keinginan utama Polri menurut Bambang yaitu kelancaran jalan yang baik bagi para pemudik dan keselamatan pemudik yang lebih terjamin di jalan raya. 
Adapun langkah-langkah utama penanganan PAM Arus Mudik 2018 antara lain: melipat gandakan moda angkutan massal dibanding angkutan pribadi, infrastruktur transportasi darat yang  bebas hambatan, ketersediaan tempat istirahat yang memadai, penanganan macet yang high responsif, manajemen traffic, contra flow, pengalihan arus, gate management, one way, pembatasan ran truck, serta penyebaran informasi mudik yang sporadis. 
 
Bambang menambahkan bahwa pihak Polri juga melakukan sinergitas PAM Arus Mudik/Balik Lebaran 2018 seperti:
  
Pihak Polri menyiapkan PAM Arus Mudik & Pengendalian secara terpusat.Melakukan sinergisitas dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk siapkan tim medis dalam rangka evakuasi korban Laka Lantas beserta Sarpras pendukung medis dan penanganan medis lainnya (melahirkan, pingsan, dan lainnya).

Membangun sinergisitas dengan KemenPUPR dengan menyiapkan infrastruktur jalan beserta sarana prasarana (sarpras) pendukungnya. 

Kemudian sinergisitas dengan Kemenhub dengan menyiapkan sarana prasarana jalan, rambu lalu lintas, angkutan lebaran, dan peraturan tentang pembatasan operasional Ran berat. 

Tak lupa sinergisitas dengan pihak Pertamina dengan membantu menyediakan stok BBM pada setiap poskotis yang berada di jalur mudik/balik (BBM Pertable).Dan terakhir sinergisitas Polri dengan TNI guna memberikan bantuan PAM pada penggal jalan atau tempat-tempat tertentu.(Jft/KabarIndonesia) 

Category: 
Loading...