23 September 2019

HPN 2016: Pers Diharapkan Berbenah dan Tetap Suarakan Kebenaran

KONFRONTASI - Pers nasional diharapkan terus berbenah dan terus-menerus menyuarakan fakta dengan sebaik-baiknya. "Semoga pers nasional semakin terus menyuarakan kebenaran," kata Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M. Zainul Majdi saat memberikan sambutan dalam acara Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Pantai Kuta, Lombok Tengah, NTB, Selasa (9/2).

Zainul mengaku tidak punya banyak ilustrasi tentang pers. Ia hanya memberikan gambaran mengenai kondisi pers di Mesir semasa Presiden Husni Mubarok yang dikenal otoriter, saat itu ia sedang belajar di Mesir. Dituturkan, saat itu, ada anekdot di kalangan masyarakat kampus dan cerdik cendikia, bahwa tidak ada isi koran yang benar, kecuali halaman 10.

"Orang sering bilang. Jangan repot-repot baca koran, yang benar halaman 10. Isinya adalah akbarul wasyat, berita duka cita," tutur Zainul disambut tawa para hadirin.

Masih dari penuturan Zainul, begitu Presiden Mubarok jatuh, pers di Mesir meledak, TV, koran dan media-media lain dibentuk secara masif, bahkan setiap parpol memiliki media sendiri. Dan anekdotnya pun berubah.

"Kalau sebelumnya masyarakat kampus dikenal hanya halaman 10 yang benar. Pasca reformasi justru berubah, sekarang justru tidak ada lagi isi koran yang benar," ujarnya.

Kondisi ini akibat dari adanya adu informasi antar media yang berbeda. Masing-masing parpol juga punya media, sehingga masyarakat berkesimpulan tidak ada informasi yang benar di media.

"Itu di Mesir, mudahan tidak di Indonesia. Semoga, semakin banyak media, makin kokohkan kebenaran untuk kita semua," tandas sang Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang. [ian/rm]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...