Heboh Impor Beras, Rizal Ramli Desak Presiden Jokowi Berpihak pada Kaum Tani dan Rakyat

KONFRONTASI- Mantan Menko Ekuin yang juga Ekonom senior, Rizal Ramli (RR), mendesak Presiden Jokowi berpihak kepada kepentingan kaum tani dan konsumen, bukan kelompok pemburu rente dan kartel.  RR menmgingatkan, dalam kampanye kepresidenannya di Surabaya pada Pilpres 2014, Jokowi berjanji menghapus mafia dan kartel pangan, serta mau mensejahterakan petani, namun semua itu tidak jalan sampai sekarang. Kini saatnya, kata RR, Pak Jokowi memihak rakyat kecil/petani dalam kaitan impor pangan/beras berlebih dari Mendag Enggar.

Diketahui bahwa Mendag Enggar juga politisi Nasdem.

''Pak Jokowi kemana saja ketika Kabulog Buwas, Mendag Enggar, Mentan Amran dan BPS berdebat, berpolemik soal impor beras/pangan yang berlebih? Ini ada empat pejabat tinggi yang silang sengkarut soal impor beras/pangan, Pak Jokowi harus tegas memihak yang benar dan kepentingan petani, dan menindak yang n akal,'' kata RR.

RR menegaskan hal itu dalam dialog di Indonesia Business Forum TV One mala mini (20/9) dan dia melancarkan kritik tajam atas impor pangan pemerintah yang berlebih. Menurutnya, keran impor beras dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) di tengah ketersediaan beras yang cukup dalam negeri merupakan akibat dari hebatnya permainan kartel produk pangan yang kabarnya dibekingi bekas Bos Bulog di masa lalu.

‘’Presiden harus berpihak di kaum tani, dan berani menghapus kartel/mafia pangan, sebab impor pangan berlebih sudah menggerogoti elektabilitas Jokowi dan dia bisa tidak terpilih lagi dalam Pilpres 2019,’’ kata RR

Para analis menyingkapkan, kartel pangan sejauh ini  selalu menempel di pemerintahan. Lalu, mungkinkan rekayasa kelangkaan pangan (beras) diciptakan oleh elite dan kartel?

Menurut RR, akibat kuatnya pengaruh dari para pencari rente ekonomi, Presiden Jokowi pun tidak berkutik menghadapi tekanan impor.

Rizal Ramli sangat  prihatin dan tidak tega dengan kaum Petani, beliau menangis, dan hentikan wawancara dengan wartawan di DPR RI, Kamis (20/9/2018).. Ia meminta kepada Presiden Jokowi agar menghentikan kebijakan impor yang merugikan rakyat. Dan video ini murni dari tim redaksi ‘’indonesiakita.com’’ saat melakukan peliputan Rizal Ramli di DPR.

“Kebijakan impor muncul di saat musim panen. Ini sistem yang kejam sekali. Para kartel menguasai seluruh komoditas terkait kebijakan impor yang muncul ini,” ujar Rizal dalam diskusi bertajuk Polemik Impor Beras bersama anggota Komisi VI DPR Ramdhani dari Fraksi Nasdem, Kamis (20/9/2018).

''Kita sekarang punya cadangan beras yang cukup sampai Juni 2019,'' kata Dirut Bulog Budi Waseso secara terpisah.

(LF)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...