Gerakan Anti-Kekerasan, Non-Violence, Rizal Ramli, dan Mahatma Gandhi

KONFRONTASI- Tokoh bangsa dan ekonom senior Rizal Ramli PhD selalu mengingatkan, menghimbau dan meminta  negara, pemerintah dan masyarakat menggunakan cara-cara damai dan nir-kekerasan. RR meminta gerakan moral dan gerakan intelektual  sebagai aksi damai dan non-violence seperti gerakan Mahatma Gandhi. Mahatma Gandhi, seorang intelektual dan Bapak pendiri India modern, dialah tokoh dunia dalam perjuangan melawan kolonialisme pada abad 20 dengan gerakan anti-kekerasan

Gerakan anti-kekerasan yang dimaksud Rizal Ramli (RR) adalah kisah perjuangan besar yagg dimotori oleh Mahatma Gandhi , seorang tokoh yang dianggap sebagai salah satu orang terpenting abad 20 (versi majalah Times), dan sudah lima kali masuk nominasi peraih Nobel Perdamaian. Pada hari ulang tahunnya 2 Oktober, dia diperingati oleh PBB sebagai International Day of Non-Violence

Mohandas Karamchand Gandhiatau lebih dikenal sebagai Mahatma Gandhi, adalah seorang Bapak Bangsa India yang sekaligus menjadi icon dan simbol terpenting abad 20 dalam gerakan anti-kekerasan di seluruh dunia.

MK Gandhi

Rizal Ramli sering menyebut, proses perjuangan Gandhi selama hidupnya ini bahkan menginspirasi tokoh besar lain untuk mengikuti gerakan serupa di berbagai belahan dunia, beberapa di antaranya adalah Nelson Mandela (Bapak Bangsa Afrika Selatan), dan Martin Luther King Jr (pejuang hak sipil Amerika).

Tidaklah keliru kalau RR menggemakan gerakan anti-kekerasan karena RR menyadari bahwa setiap satu kekerasan akan menimbulkan spiral kekerasan berikutnya, dan bakal tak ada ujung akhirnya kecuali kekerasan itu sendiri.

Sekedar contoh, Orde Baru Pak Harto waktu naik tahun 1966 menyusul kudeta G 30 S PKI 1965 yang menggusur Presiden Soekarno, diwarnai kekerasan. Lalu demo-demo gerakan mahasiswa Malari 1974 dan Gerakan Mahasiswa 1977/78 dihantam dengan kekerasan rezim Orba, sampai Orde Baru pun jatuh dengan kekerasan pula pada Mei 1998.

Maka tak heran ketika mencermati gejolak sosial dan demonstrasi buruh, mahasiswa dan masyarakat yang  sering disusupi perusuh/preman belakangan ini, Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) mengemukakan bahwa, “Kita harus konsisten memperjuangkan kebaikan dan keadilan dengan cara cara damai dan tanpa kekerasan”.

RR menambahkan bahwa ,'' Let’s them use forces, or even instigate thugs to create ‘chaos’. They will loose the public, media & int’ll symphaties. That’s the fastest road to their downfall (Biarkan mereka menggunakan kekuatan, atau bahkan menghasut preman untuk menciptakan 'kekacauan'. Mereka akan kehilangan simpati publik, media & internasional. Itu jalan tercepat menuju kehancuran dan kejatuhan mereka).'' ujar RR, Menko Ekuin Presiden Gus Dur.

RR dengan  semangat gerakan anti-kekerasannya, adalah simbol gerakan anak-anak bangsa yang berdaulat, berjiwa merdeka dan humanis.

(berbagai sumber/ff)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...