18 June 2018

Etnis Tionghoa Ingin Ganti Presiden 2019

KONFRONTASI- Sekelompok orang dari komunitas Tionghoa menolak memilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Hal tersebut dikarenakan kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini dinilai tidak maksimal.

"Selama 4 tahun performa Pak Jokowi yang terangkum dalam nawacita hanya sedikit yang terealisasi," kata Agnes Marcelina, salah satu anggota komunitas Tionghoa, Rabu (23/5/2018).

Perihal yang belum maksimal, lanjut Agnes adalah dalam bidang ekonomi, pendidikan, pertanian, dan masih banyak lagi.

"Lebih banyak tidak terealisasi bahkan soal hutang negara janjinya tidak hutang lagi tetapi kenyataannya hutang," tuturnya.

Sementara itu, tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma menyatakan penting adanya Presiden baru di tahun 2019 lantaran selama ke pemimpinan Jokowi seakan-akan mengakibatkan rakyat berada dalam posisi terkotak-kotakkan.

"Kayaknya dulu itu gak pernah di masyarakat itu mempertentangkan kebhinekaan Pancasila, enggak ada itu tapi di periode pak Jokowi slogan itu seperti barang yang baru. Padahal itu kan sudah 37 tahun. Untuk itu kami sudah cukup 1 kali saja," pungkasnya.[jat]

Category: 
Loading...