Dulu Dihapus Era Ahok, Presiden Jokowi Minta BPBD Kota di Jakarta Dikembalikan

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dihidupkan sampai tingkat kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut akan mengajukan kembali hal itu kepada Gubernur Anies Baswedan karena dulu BPBD Kota dihapus di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Mau diaktifkan kembali. Kita akan mengusulkan kepada Gubernur. Itu kan Pergub bisa. Dulu zaman Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama dihapus). Belum tahu saya (alasannya)," ucap Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo, di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (3/1/2020).

Menurut Subejo kerja BPBD masih bisa lebih cepat jika ada di tingkat kota. BPBD bisa memberikan masukan penanganan kepada wali kota. 

"Rantai kendali makan enak cepat. Ini kan jadi, masih kurang terjangkau dengan efektif," kata Subejo.

"Meski penanggung jawab wali kota, dan jajaran. Tapi ada orang kita di situ kakinya yang yang istilahnya, fasilitasi memberikan masukan, bisa respon duluan," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan Jokowi memberi perhatian pada pengaktifan kembali BPBD. BPBD diminta diaktifkan sampai tingkat kota dan kabupaten.

"Arahan Bapak Presiden adalah untuk mengaktifkan kembali seluruh BPBD. Bukan hanya di tingkat provinsi tapi di tingkat kabupaten kota, terutama juga DKI Jakarta," kata Doni di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (3/1). (dtk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...