21 June 2018

Dubes AS: Amerika Siap Menerima Prabowo atau Jokowi yang Terpilih Jadi Presiden

JAKARTA-Robert O Blake, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, menegaskan AS tidak memihak salah satu Capre-Cawapres tertentu pada Pemilu Presiden Indonesia 2014 termasuk akan menerima siapapun yang nantinya terpilih.

"Kami tidak berpihak. Kita siap bekerja sama siapapun presiden yang nantinya dipilih rakyat Indonesia, termasuk Prabowo Subianto," kata Blake dalam pertemuan dengan pimpinan 12 Ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) di Jakarta, Selasa (3/6).

Pernyataan Blake tersebut adalah tanggapan atas pertanyaan yang diajukan salah satu pimpinan ormas Islam terkait kabar AS masih melakukan pencekalan terhadap Prabowo Subianto.

Dubes Blake terus mekankan pentingnya hubungan harmonis antara AS-Indonesia.

"(Presiden) Obama akan mengakhiri jabatannya pada tahun 2016, dan kami belum memikirkan siapa yang menggantikannya. Tapi satu yang pasti, siapapun presiden AS nantinya, hubungan baik dengan Indonesia, siapapun juga presiden yang terpilih, tetap harus dijaga," Ucapnya.

Luthfi A Tamimi, Sekretaris LPOI, menyatakan komitmenya dalam menyukseskan pemilihan presiden mendatang. Untuk itu, LPOI menyerukan kepada umat Islam untuk menggunakan hak pilih pada pemungutan suara 9 Juli nanti.

LPOI juga menyerukan kontestan Pilpres 2014, yakni pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla, berkompetisi secara santun dengan menghindari permainan kotor.

LPOI lahir pada tahun 2012 oleh 12 Ormas Islam, di antaranya Nahdlatul Ulama, Al Irsyad Al Islamiyah, Persatuan Islam, Persatuan Tarbiyah Indonesia, Al Wasliyah, Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tinghoa Indonesia, Ikatan Dai Indonesia, dan Rabithah al Alawiyah. (rim/fr)

Category: 
Loading...