Dinkes Sidoarjo: Penderita HIV-AIDS Didominasi Usia Produktif

Konfrontasi - Jumlah orang yang hidup dengan HIV-AIDS di Kabupaten Sidoarjo tercatat 1.485 jiwa.

Sidoarjo sendiri termasuk lima kabupaten/kota dengan klasifikasi penderita HIV-AIDS di atas seribu kasus yang telah ditemukan. Angka itu dikumpulkan sejak 2002.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) penderita HIV-AIDS didominasi usia produktif.

"Yakni berusia antara 25 sampai 49 tahun atau sebesar 79 persen. Sedangkan rincian kondisinya, HIV ada 816 orang dan AIDS 669 orang," ujar Kepala Dinkes dr Ika Harnasti, Senin (14/9/2015).

Sejak 2002, sudah 348 penderita yang tewas. Ika menegaskan, jumlah penderita HIV-AIDS setiap tahun wris bertambah.

"Stigma dan ketidaktahuan masyarakat tentang cara penularan virus ini menjadi satu dari sekian faktor meningkatnya jumlah penderita," ungkapnya.

Dia mencatat, penularan virus yang menyerang imune tubuh di Sidoarjo itu melalui hubungan heteroseksual 39,9 persen, IDU (Injectie Drug inUse/penguna NAPZA suntik) 19 persen, hubungan sesama lelaki 2,5 persen, dan bayi baru lahir 2,8 persen.

Terkait stigma dan diskriminasi masyarakat, Ika menilai menjadi penghambat bagi penanganan dini penderita HIV-AIDS.

Pasalnya, para penderita menjadi enggan memeriksakan diri karena khawatir dikucilkan masyarakat. Ketidakterbukaan penderita ini membuat virus terlambat ditangani.

"Harusnya lakukan tes HIV-AIDS agar bisa segera ditangani, sehingga pengidap virus mematikan itu mendapatkan perawatan segera. Kalau tidak bisa memperburuk keadaan. Dampak lainnya adalah virus ini bisa menyebar karena ketidaktahuan penderita," ungkapnya. (trbn/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...