Curah Hujan Tinggi, 5 Dusun di Kabupaten Pekalongan Terisolir Banjir

Konfrontasi - Dikepung banjir sebanyak seribuan warga di lima dusun di Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, terisolir. Dalam pantauan yang dilansir detikcom, Minggu siang (26/01/2020) pukul 14.00 WIB, akses jalan desa menuju ke lima dusun masih tergenang air yang datang sejak Minggu dini hari tadi.

Lima dusun itu terisolir, kendaraan yang akan masuk maupun ke luar di lima dusun tidak bisa karena genangan air. Genangan air masih tampak deras setinggi satu meter. Kendati ruas jalan tergenang air namun sebagian besar rumah warga tidak kemasukan air. Lima dusun terisolir tersebut adalah Karangtengah, Banjardowo Utara, Banjardowo Tengah, Banjardowo Selatan, Banjarturi.

"Sejak minggu pagi tapi hanya di jalan. Akses warga sulit karena memang jalannya tergenang air satu meter," ucap Suswiarto, perangkat Desa Gerbangkerep saat ditemui detikcom, Minggu Minggu siang (26/01/2020).

Menurut Suswiarto, banjir yang terjadi di desanya tersebut merupakan banjir tahunan yang setiap tahun terjadi. Banjir terjadi akibat luapan sungai Sragi dan intensitas hujan tinggi pada Sabtu malam.

Selain merendam jalan desa, juga merendam belasan hektar sawah yang baru memasuki musim tanam.

"Kalau di dusun lima ini ada 18 hektar sawah. Semuanya baru musim tanam. Belum tahu kerugiannya berapa," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Rahardjo,menjelaskan akibat intensitas hujan yang tinggi pada Sabtu siang hingga malam hari kemarin, sejumlah daerah terendam air. Namun, belum membuat warga mengungsi.

"Laporan sementara desa yang masih ada genangan air di desa Mejasem (Kecamatan Siwalan), Desa Gebangkerep (Sragi), Pacar (Tirto), Curug (Tirto), Simbangkulon (Buaran), Karangjompo (Tirto) dan Desa Pandarum (Tirto) ," jelasnya.

"Informasi yang kami dapat di lapangan untuk wilayah kami belum ada yang mengungsi," tambahnya. (dtk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...