Curah Hujan Tinggi, 3 Kecamatan di Kalsel Terendam Banjir

Konfrontasi - Ratusan rumah yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), terendam banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu, Eryanto mengatakan, banjir diakibatkan tingginya curah hujan sejak Sabtu (6/6/2020) dini hari.

"Banjir terjadi akibat malam tadi curah hujan yang cukup tinggi, bukan karena luapan air sungai," ujar Eryanto.

Dari pantauan petugas BPBD Tanah Bumbu di beberapa lokasi, kata dia, banjir terparah terjadi di Desa Damar Indah dan Desa Sungai Dua Laut yang berada di Kecamatan Sungai Loban.

Di wilayah ini, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan rumah ibadah.

"Ketinggian air di kedua desa itu mencapai satu hingga dua meter, di sana yang paling parah," jelasnya.

Tidak hanya menggenangi rumah, banjir juga menggenangi Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Satui, menyebabkan akses transportasi tersendat.

Dia menambahkan, banjir juga menggenangi Desa Sekapuk di Kecamatan Satui dan juga Desa Ringkit dan Desa Karang Intan yang berada di Kecamatan Kuranji.

Namun, ujar Eryanto, ketinggian air di kedua itu sudah berangsur surut sejak siang tadi.

"Untuk di Kecamatan Kuranji, air sudah mulai surut sekitar 20 sentimeter, karena di sana hanya banjir kiriman," pungkasnya. (kcm/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA