19 April 2019

Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Rizal Ramli: Ekonomi Harus Naik 8%

KONFRONTASI- Tokoh nasional Dr Rizal Ramli menegaskan, apabila ekonomi saat ini tidak ada perubahan dan mandek di angka 5 %, maka akan sulit untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kecuali kata dia, ekonomi naik hingga 8%.

Mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).Rizal menilai BPJS  merupakan ide yang bagus. Gerakan buruh bersama mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Rizal Ramli, Thabrani dan sejumlah tokoh lainnya mengaku memperjuangkan ide BPJS sejak tahun 2010-2011.

"Sayangnya program tersebut under-funded dan iuran perusahaan sangat rendah. Hari ini BPJS mengalami kesulitan keuangan. Dokter dan tenaga medis telat digaji. Tagihan apotrk dan Rumah Sakit kelas menengah, belum dibayar," kata Rizal dalam acara Indonesia Bussiness Forum (IBF) di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Selain itu, Rizal juga mengatakan masalah pendidikan berdasarkan PISA index, yang mengukur kemampuan literasi, matematika, dan sains anak-anak usia di bawah 15 tahun, Indonesia menduduki peringkat ke-62 dari 72 negara.

"Berdasarkan QS World University Rankings, dari 500 besar dunia hanya 3 perguruan tinggi Indonesia yang masuk, yaitu Universitas Indonesia (277), Institut Teknologi Bandung (331), dan Universitas Gadjah Mada (402). Kualitas pendidikan tinggi masih rendah karena feodalisme dan birokratisasi," katanya.

Karena itu, sambung dia, pemilihan rektor harus dikembalikan ke Senat Guru Besar lagi agar tidak terjadi campur tangan politik dan permainan uang.

"Kualitas pendidikan yang rendah hanya bisa diperbaiki dengan penyederhanaan kurikulum pendidikan menengah ke bawah, penghapusan Ujian Nasional (UN), stategi kompetisi nasional dan regional (dengan alokasi minimal Rp20 triliun), perbaikan kualitas guru, dan UU Land Grant serta bebas pajak universitas," kata mantan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya ini.
Kemudian, masih kata Rizal, apabila ekonomi saat ini tidak ada perubahan dan mandek di angka 5 %, maka akan sulit untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kecuali kata dia, ekonomi naik hingga 8%.

"Bila ekonomi mandek di 5% selama 4 tahun terakhir, jangan mimpi lapangan kerja bertambah. Ekonomi harus naik hingga 8%," tegasnya.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...