BNPB: 370 Rumah di Halmahera Barat Rusak Berat Akibat Gempa

Konfrontasi - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, gempa bumi yang mengguncang Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara menyebabkan 370 rumah rusak parah. Gempa yang berpusat di 61 km Timur Laut Ternate itu, terjadi sejak 16 November hingga 21 November 2015.

“Gempa bumi yang mengguncang Kecamatan Jailolo, Kab.Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara telah menyebabkan 370 rumah rusak,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (22/11/2015).

Sutopo mengungkapkan, kerusakan rumah akibat gempa itu terjadi di Desa Bobanehena dan Desa Galala, Kecamatan Jailolo.

“Kerusakan di Desa Bobanehena 276 unit rumah rusak ringan, 53 unit rumah rusak sedang, 21 unit rumah rusak berat, dua unit masjid rusak sedang, satu unit Sekolah Dasar rusak sedang. Sedangkan di Desa Galala 15 unit rumah rusak ringan, lima unit rumah rusak berat, satu unit Musholah rusak sedang, dan satu ruas jalan umum rusak berat,” terangnya.

Menurut Sutopo, pihaknya dari BPBD Maluku Utara bersama SKPD Provinsi Maluku Utara telah meninjau langsung lokasi kejadian guna melakukan penanganan sementara kepada para korban yang mengalami kerusakan rumah akibat gempa.

“Kendala di lapangan adalah lokasi terdampak bencana cukup jauh dan aksesnya sulit dijangkau. Jumlah personil sangat terbatas. Kebutuhan mendesak adalah logistik berupa permakanan, dan bahan bangunan,” tukasnya. (oke/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...