BMKG Masih Selidiki Gempa di Daratan Pulau Baru

Konfrontasi - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih menyelidiki gempa yang terjadi di daratan Pulau Baru Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Kepala BMKG Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Taruna Mona Rahman di Nunukan, Senin (21/12), mengutarakan peristiwa gempa di Pulau Baru merupakan kejadian yang pertama terjadi di Indonesia karena titik lokasinya di daratan tepatnya di pinggir pantai.

Atas fenomena tersebut, maka BMKG pusat melakukan penyelidikan penyebabnya gempa yang berlangsung sekitar pukul 02.47 Wita dini hari itu.

"BMKG masih menyelidiki penyebab gempa yang titik lokasinya di daratan Pulau Baru (Tarakan) karena kejadian ini pertama kali di Indonesia. Umumnya gempa itu lokasinya di lautan," kata dia.

Gempa yang dirasakan getarannya sangat dahsyat di Kabupaten Bulungan, Nunukan dan Kota Tarakan ini dinilai sangat unik karena lokasinya di daratan dan tidak pernah terjadi di indonesia selama ini.

Ia menyatakan, akhir-akhir ini Kota Tarakan dan sekitarnya telah seringkali dilanda gempa tetapi kali ini merupakan yang terbesar dengan kekuatan 6,1 SR (Skala Ricter).

Akibat gempa dengan kedalaman 10 kilometer ini termasuk dangkal sehingga menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah rumah warga di Kota Tarakan dan dipastikan dampak paling besar di Pulau Baru dan Pulau Bunyu serta kerusakan ringan di Kabupaten Nunukan. (rol/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...