Bila Terbukti Korupsi TransJakarta, Tangkap Jokowi

KONFRONTASI - Ketua Umum Persatuan Advocat Muda Indonesia, Djafar Ruliansyah Lubis meminta Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) hadir memberikan kesaksian di persidangan eks Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono.  Menurut Djafar, Jokowi perlu dihadirkan karena proyek pengadaan bus TransJakarta sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI.

"Oleh sebab itu juga dengan kesadaran hukum dari Jokowi sebagai gubernur untuk bertanggung jawab hadir dalam sidang memberikan keterangan yang sebenar-benarnya, jika memang terbukti agar penyidik tidak sungkan-sungkan untuk menahan Presiden terpilih tersebut," tegas Djafar, Selasa (14/10).

Sebagai kadishub DKI Jakarta, Djafar menilai Udar telah melaksanakan tugasnya dalam pengadaan bus sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan Gubernur DKI yakni di antaranya menggunakan bahan bakar gas. Tak hanya itu saja, Jokowi seperti diketahui juga telah melakukan launchingnya sebanyak empat kali.

"Artinya bahwa sudah sesuai spek tapi kenapa katanya anak buah beli tidak sesuai yang diinginkan. Itu berarti Jokowi mengetahui detail pembelian tersebut. Tidak objektif pemimpin menyalahi anak buah itu ciri khas pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Padahal dia sudah melaunching dan meresmikan 125 bus," terangnya.

Selain itu, Djafar juga meminta Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dihadirkan ke persidangan Udar untuk memberikan kesaksiaan.

"Dari Ahok-lah yang mempersoalkan karatan bus transjakarta, padahal ini urusan vendor," tutupnya.[rm/ian]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...