Berduka atas Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen, Karangan Bunga Penuhi Kelurahan Pisangan Ciputat

Konfrontasi - Kantor Kelurahan Pisangan yang terletak di Jalan Tarumanegara, Legoso, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, dipenuhi beragam karangan bunga. Para pengirim turut berduka atas kecelakaan bus yang ditumpangi warga di sana saat hendak pulang dari kawasan wisata Tangkupan Parahu.

Berdasarkan pantauan di kantor kelurahan, Minggu (11/2/2018), sekira pukul 07.00 WIB, terlihat karangan bunga berisi ucapan belasungkawa berdatangan satu per satu. Di antara karangan bunga tersebut ada yang berasal dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Permata, sebab bisa dipastikan yang mengalami kecelakaan pada Sabtu 10 Februari adalah para anggotanya.

Berbagai instansi pemerintahan serta swasta juga terlihat mengirim ungkapan belasungkawa itu. Sontak, posisi Kantor Kelurahan Pisangan yang berlokasi persis di pinggir Jalan Raya Tarumanegara menjadi perhatian warga maupun pengendara yang melintas.

"Karangan bunga sudah dipesan dari semalam, tapi baru bisa kita kirim pagi ini, karena mendadak," ucap salah seorang pengantar karangan bunga dari KSP Permata.

Hingga kini pihak keluarga korban masih terus berdatangan ke Kantor Kelurahan Pisangan. Total ada 27 korban meninggal dunia dalam kecelakaan di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, itu termasuk seorang pengendara sepeda motor. Sedangkan sekira 18 orang lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Saat ini, baik rombongan yang selamat, meninggal dunia, ataupun luka-luka, dalam perjalanan menuju RSUD Tangsel di Pamulang. Rencananya seluruh jenazah sebelum dikebumikan disemayamkan di Masjid Nurul Iman, Legoso.

"Semalam disepakati, jadi nanti jenazah disalatkan di Masjid Nurul Iman, Legoso, setelah itu baru dimakamkan. Kita belum tahu, warga mau dimakamin di lokasi pilihan keluarganya atau nanti dijadikan satu tempat (area)," papar Syaifuddin, kasi pemerintahan Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan tersebut terjadi ketika bus bernomor polisi F 7959 AA yang dikemudikan Amirudin (32) melintas dari arah Bandung menuju Subang pada Sabtu sore.

Ketika tiba di Turunan Emen (atau biasa dikenal dengan kawasan Tanjakan Emen), bus tersebut berjalan tidak terkendali dan menabrak sepeda motor matik hingga akhirnya menabrak tebing lalu terguling. (oke/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA