25 February 2020

'Bedak' dan 'Gincu' Jokowi-JK Diprediksi Bakal Lebih Tebal

Jokowi-JK

KONFRONTASI-Pemerintahan Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dinilai belum mampu menyelesaikan banyak persoalan mendasar di negeri ini. Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai SBY terlalu sibuk mencitrakan diri ketimbang mencari solusi atas persoalan bangsa yang tengah terjadi.

"Saya lihat justru berbagai persoalan coba ditutupi dengan pencitraan," ujar Bambang dalam acara diskusi berjudul "Tantangan Ekonomi Pemerintahan Baru" di Rarampa Resto, Jakarta Selatan, Sabtu (6/9).

Bambang juga memprediksi pemerintahan Jokowi-JK juga tidak akan jauh dari rezim SBY. Bahkan ia memprediksi kabinet Jokowi tidak akan lebih baik daripada kabinet era SBY. Bumbu pencitraan akan lebih tajam dan banyak ketimbang selama ini.

"Bedak dan gincu pemerintahan Jokowi-JK akan lebih tebal dari sekarang," ungkapnya.

Agar hal tersebut tidak berulang, Bambang mengingatkan Tim Transisi Jokowi-JK agar mempelajari persoalan bangsa ini lebih detail lagi. Bila tidak, slogan kampanye bekerja untuk rakyat yang dikumandangkan Jokowi selama ini akan berakhir sia-sia.

"Saya harap pemerintahan nanti (Jokowi-JK) tidak besar pasak daripada tiang dan tidak menjadi kabinet odong-odong," tegas Bambang. [marx/rmol]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...