17 September 2019

Awas Pak Presiden, Gedung Putih (AS) Sudah Sebel sama Pak Jokowi, sehingga Dana Swasta AS Ditarik dari Pasar Modal, kata Analis

KONFRONTASI-  Sebaiknya  Presiden Jokowi segera bertemu dengan Dr Rizal Ramli (RR) untuk mengatasi  stagnasi ekonomi sebab tim ekuin Jokowi sangat lemah, mandul dan dikabarkan pula Amerika Serikat sudah sebel sama Jokowi yang terlalu dekat ke RRC (Tiongkok komunis). Sejauh ini, Jokowi belum memutuskan siapa calon wapresnya. Kalangan NU, Muhammadiyah, Islam urban dan nasionalis kultural meyakini kalau  tidak duet dengan RR, maka Jokowi terlempar dari istana alias keok total. Sebab elektabilitasnya jeblok, di bawah 40 persen dan ekonominya juga jeblok, bahkan Gedung Putih (AS )sudah mendorong modal swastnya hengkang dari pasar modal (bursa efek) sebagai tekanan agar Jokowi cukup satu periode berkuasa, dan sinyal itu sudah ditunjukkan AS.  Dolar menguat, rupiah terus melemah, bahkan cadangan devisa RI  tergerus lebih dari 50 Trilyun rupiah.

Demikian pendapat  analis politik dari  Persatuan Alumni GMNI  Nehemia Lawalata dan Direktur Freedom Foundation Darmawan Sinayangsah, mantan aktivis FISIP UI. ''Kami dengar Gedung Putih sudah sebel sama Presiden Jokowi yang memang rapuh dan dekat ke China, mustinya dia panggil RR yang lobi Amerikanya sangat kuat ketimbang Sri Mulyani yang IMF/Bank Dunia neolib dan gagal angkat ekonomi rakyat, cuma 5% doang,'' kata  Nehem dan Darmawan secara terpisah.

Hasil gambar untuk nehemia lawalata

Nehemia L.

Secara terpisah, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak  pernah melempar pertanyaan terkait sepak terjang ekonom senior Rizal Ramli terhadap Presiden Joko Widodo.

"Saya belum tahu arah Bang Rizal (Ramli). Belum pernah mengritik Pak Jokowi," ujar Dahnil.

Pertanyaan menggelitik itu dilontarkan saat memberikan orasi dalam peluncuran buku karyanya berjudul 'Nalar Politik Rente' yang diterbitkan Booknesia di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, di Menteng, Jakarta, Rabu malam (28/2). Rizal Ramli yang hadir dalam peluncuran adalah penulis kata pengantar buku tersebut. Mendengar pertanyaan Dahnil Anzar, Rizal Ramli dan seluruh tamu undangan di Aula KH Ahmad Dahlan itu tertawa lepas.

Selain Rizal Ramli, peluncuran dihadiri budayawan Jaya Suprana, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, juga Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL Teguh Santosa yang juga pimpinan Booknesia.

Ketika mendapat giliran menyampaikan orasi, Rizal Ramli pun menjawab pertanyaan Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Soal mengkritik itu tinggal tunggu tanggal mainnya. Kita lihat saja nanti," jawab Rizal Ramli disambut tepuk tangan.

"Ini tinggal mengatur persneling dulu. Nanti kita tancap," ujar Rizal Ramli lagi.

Rizal Ramli termasuk tokoh yang banyak disebut  kelas menengah dan kaum cerdik pandai sangat pantas ikut dalam ajang Pilpres 2019. Namun sampai sejauh ini,  Jokowi belum memanggil Rizal  Ramli untuk mencari solusi ekonomi yang makin rapuh dan lembek. RR sudah tegaskan  jadi capres rakyat ke Pilpres 2019,  dan bisa jadi cawapres Jokowi kalau Jokowi butuh cawapres tangguh dan kredibel. (dem]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...
Senin, 16 Sep 2019 - 20:09
Senin, 16 Sep 2019 - 20:05
Senin, 16 Sep 2019 - 19:59
Senin, 16 Sep 2019 - 19:57
Senin, 16 Sep 2019 - 19:53
Senin, 16 Sep 2019 - 19:46
Senin, 16 Sep 2019 - 19:44
Senin, 16 Sep 2019 - 19:41
Senin, 16 Sep 2019 - 19:39
Senin, 16 Sep 2019 - 19:37
Senin, 16 Sep 2019 - 19:35
Senin, 16 Sep 2019 - 19:32