Anas: Tidak Tepat Terdakwa Dikenakan Obstruction of Justice

KONFRONTASI - Anas Urbaningrum mengatakan, bahwa dugaan obstruction of justice, tidak tepat jika dikenakan kepada seorang terdakwa. Lantaran terdakwa mempunyai hak ingkar yang dijamin oleh undang-undang. Anas merasa tidak pernah menghalang-halangi atau menghambat proses peradilan terkait perkaranya. Hal tersebut masuk ke dalam pertimbangan hal yang memberatkannya dalam surat tuntutan Jaksa.

Anas tidak mengambil hak ingkar, melainkan hak untuk menjelaskan dan mengklarifikasi. "Hak ingkar yang konstitusional saja, enggak saya ambil, apalagi obtruction of justice," ujar Anas, usai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 11 September 2014.

Anas berpendapat, perbuatan obstruction of justice seharusnya, diterapkan kepada saksi-saksi yang menurutnya telah digiring opininya oleh Muhammad Nazaruddin. Saksi-saksi yang digiring untuk memberikan keterangan bohong di persidangan.

Terkait dugaan adanya arahan yang dilakukannya melalui Blackberry miliknya dengan menggunakan profile picture Wisanggeni, Anas membantahnya.

Menurut Anas, pesan itu justru bukan berasal darinya, melainkan pesan masuk ke handphone miliknya.

"Itu pesan yang masuk dan tidak bisa dijelaskan pesan masuk itu dari siapa, dan kapan tidak bisa dijelaskan. Respon saya apa atas pesan itu. Kan tidak bisa dijelaskan," jelas Anas.[ian/vvn]

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...