10 April 2020

Ahok Khianati Prabowo, Jokowi: Saya Tak Ikut-ikutan

KONFRONTASI - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dianggap telah mengkhianati perjuangan Prabowo Subianto dengan memutuskan untuk mengundurkan diri dari partai pengusungnya, yakni Gerindra. Bagimana tangapan Joko Widodo?

"Kalau Pak Ahok tidak berpartai lagi, ya, sudah tidak apa-apa. Akan tetapi, pengunduran diri itu urusan Pak Ahok, dan saya tidak mau ikut-ikutan," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (10/9).

Terkait dengan pengunduran diri tersebut, dia pun mengaku belum tahu banyak sehingga berencana untuk membicarakannya bersama yang bersangkutan secara langsung.

"Nanti, saya mau tanya dululah kepada Pak Ahok langsung. Saya juga belum mengerti betul masalahnya seperti apa. Lagi pula, itu kan urusan pribadi," ujar Jokowi.

Mantan Wali Kota Surakarta itu menuturkan bahwa pengunduran diri Ahok dari partai yang pernah diusungnya itu tidak akan berpengaruh terhadap kinerjanya ketika memimpin Kota Jakarta nanti.

"Kinerjanya ketika menjabat sebagai gubernur nanti tidak akan terganggulah, asalkan orientasinya benar-benar ditujukan kepada seluruh warga masyarakat," tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan pengunduran diri wakilnya dari Partai Gerindra itu juga tidak akan memengaruhi komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat, terutama setelah dia resmi dilantik menjadi Presiden RI.

"Menurut saya, komunikasi tidak ada yang terhambatlah. Menghambat bagaimana? Kalau pun memang terhambat, ya, itu nanti akan menjadi urusan parlemen," ungkap Jokowi.

Hari ini, Ahok mengaku telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai anggota Partai Gerindra kepada DPP Gerindra. Dengan begitu, dia pun mengaku telah resmi keluar dari partai tersebut.

"Sudah resmi mundur, terhitung sejak saya kirimkan surat pengunduran diri pada hari ini. Jadi, saya bukan orang partai politik lagi," ucap Ahok.

Prabowo Kecewa

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara tentang hengkangnya Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. Ditemui di sela-sela silaturahmi Koalisi Merah Putih di Jakarta, Rabu (10/9) malam, Prabowo mengaku ikhlas ditinggal kadernya itu.

"Masuk dan mundur dari partai itu hak warga negara. Saya tidak sakit hati, masak sakit hati," kata Prabowo.

Namun ia merasa sedikit kecewa karena kepergian Ahok itu sangat tiba-tiba. Menurut Prabowo, Ahok tidak pernah berpamitan kepadanya.

"Ya toto kromo, antara manusia etikanya mungkin harusnya ada norma-norma, begitu ya," ucapnya.

Mantan Danjen Kopassus TNI itu juga sempat membantah bahwa partainya memperlakukan Ahok dengan buruk. Ditegaskannya, selama ini Gerindra selalu mendukung seluruh program-program serta gagasan Ahok.

"Gerindra itu yang mencalonkan Ahok saudara," tegas bekas calon presiden itu dengan suara agak meninggi.

Seperti diketahui, hari ini Ahok resmi mengajukan surat pengunduran dirinya dari Gerindra. Dukungan Gerindra terhadap pemilihan kepala daerah oleh DPRD menjadi alasannya.[bs/jpn/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...