Ahok Bukan Kader Terbaik Gerindra, Tapi Politikus Kutu Loncat yang Haus Kekuasaan

KONFRONTASI - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku tidak merasa kehilangan dengan pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. "Dia kan terkenal kutu loncat. Kami senang dia keluar karena kami tahu siapa kawan, siapa lawan. Siapa berkhianat, siapa yang loyal pada perjuangan," kata Fadli di kediaman Akbar Tanjung, Jakarta Selatan.

Selain itu, Fadli menuturkan, mundurnya Ahok menjadi salah satu bukti bahwa pilkada langsung dapat melahirkan kutu loncat. Tapi, Fadli mengaku tidak masalah Ahok mundur.

"Bukan kader terbaik kok. Kadernya juga instan karena kami awalnya percaya dia akan menjalankan tugasnya dengan baik," ujar Fadli.

Jika Ahok memperbaiki Jakarta, kata Fadli, itu memang sudah menjadi tugasnya sebagai Wakil Gubernur. Sehingga, menurut Fadli, Ahok tidak layak disebut sebagai kader terbaik.

"Dia dibayar untuk mengatasi banjir dan macet, itu bukan prestasi. Toh Jakarta juga masih banjir, masih macet," ucap Fadli.

Ahok telah mengirimkan surat pengunduran diri ke Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra. Ahok menyatakan sudah tidak lagi menyandang posisi politik apapun dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Gubernur.[ian/vv]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...