Ada Indikasi Kerusakan Lingkungan Dalam Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

KONFRONTASI-Ada indikasi pelanggaran yang merusak lingkungan dalam proyek Reklamasi Teluk Jakarta. Karenanya, proyek Reklamasi Teluk Jakarta dihentikan sementara menyusul permasalahan regulasi.

"Indikasi awalnya sudah ada. Seperti hilangnya air bersih, lalu sedimentasinya gimana, obyek vital di situ terganggu atau tidak. Kita ketemu petani nelayan, sudah ada indikasi awalnya," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam rapat kerja bersama Komisi IV di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/4).

Menurut Siti, saat ini kementeriannya sudah membentuk tim untuk melakukan investigasi soal reklamasi Teluk Jakarta.

Siti menegaskan, dengan adanya indikasi kerusakan lingkungan kementeriannya punya kewenangan untuk mengawasi proyek Reklamasi Teluk Jakarta. Kewenangan itu termaktub dalam Pasal 73 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Pasal itu mengatur menteri untuk bisa melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang izin lingkungannya diterbitkan oleh Pemda jika pemerintah menilai adanya pelanggaran serius di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.[mr/skala]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...