70 Tahun Merdeka, Fadli Zon Tak Rela Indonesia Jadi Pecundang di Era Globalisasi

KONFRONTASI - Jelang peringatan 70 tahun Indonesia merdeka, Pemerintah kembali diingatkan mengenai kondisi persaingan dunia yang kian ketat. Meski harus tetap optimistis, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai pemerintah wajib untuk bergerak lebih cepat.

"Hari ini kita punya cukup banyak tantangan. Globalisasi, siapa kuat dia menang," kata Fadli dalam perbincangan dengan tvOne, Jumat, 14 Agustus 2015.

Fadli menegaskan, dalam era persaingan dan juga perdagangan bebas seperti saat ini akan ada pemenang dan pecundang. Tentu dia tidak ingin Indonesia menjadi yang kedua.

"Kita tak ingin jadi penonton. Kita tak ingin hanya menjadi pasar, kita hanya jadi konsumen," ujar Fadli.

Politisi Partai Gerindra itu ingin Indonesia menjadi bangsa yang mendapat manfaat dari situasi dunia saat ini. Sesuai dengan pedoman pasal 33 UUD 1945 yakni bumi air dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

"Kita belum melihat itu," imbuh dia.

Menurut Fadli, bangsa Indonesia sekarang berhutang pada para pendiri bangsa seperti Bung Karno dan Bung Hatta serta pada generasi mendatang. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas pemerintah memberikan yang terbaik pada hari ini.

"Khususnya dalam menjamin bumi, air itu untuk kemakmuran rakyat, kebahagiaan rakyat, perdamaian yang sesungguhnya, kemiskinan, kebodohan, kesulitan hidup perjuangan kita masih panjang."[ian/rm]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA