1 April 2020

Syekh Yusri: Satu Persen dari Rahmat Allah Swt Ada di Dunia

KONFRONTASI -  Syekh Yusri hafidzahullah Ta’ala dalam pengajian kitab Bukharinya menjelaskan bahwa seorang mukmin harus percaya dan yakin akan rahmat Allah Swt dalam segala keadaan.

“Ketika Allah Swt memberimu, maka Allah Swt telah menampakkan Sifat Bir (Baik) Nya kepadamu, dan ketika Allah Swt menghalangimu dari sesuatu, maka Allah telah menampakkan Sifat Qahr (Memaksa) Nya kepadamu.

Allah Ta’ala dalam segala keadaan selalu mengenalkan DzatNya kepadamu, dan memberikan kasih sayangNya kepadamu”, sebagaimana telah dikatakan oleh sidy Ahmad bin Athaillah As Sakandari Ra dalam kitab hikamnya.

Imam Bukhari Ra meriwayatkan, bahwa suatu ketika ada seorang perempuan tawan perang yang dijumpai oleh Baginda Nabi Saw.

Setiap kali melihat bayi, maka ia langsung menggendong dan memberikan susunya kepadanya. Melihat pemandangan yang seperti ini, Bagindapun berkata kepada para sahabatnya: ” apakah pernah terbayang di benak kalian, bahwa perempuan ini akankah melempar anaknya ke dalam api? “.

Lalu mereka menjawab: ” tidak wahai baginda, ia tidak mungkin mampu untuk melempar anaknya ke api “. Kemudian Baginda Nabi Saw berkata: ” لَلَّهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ هَذِهِ بِوَلَدِهَا ” yang artinya: ” Sesungguhnya sifat kasih sayang Allah Swt kepada hambaNya lebih dari kasih sayang perempuan ini kepada anaknya “.

Segala rahmat bentuk kasih sayang yang kita lihat di alam mulk (dunia) ini adalah semuanya berasal dari 1% dari rahmat Allah Swt yang terpancar melalui Baginda Nabi Saw, karena Allah Swt merupakan rahmat Allah Swt untuk hambaNya.

 

Allah Ta’ala telah berfirman:

(وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ)

Artinya: “Dan tidaklah Kami utus engkau wahai Muhammad kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta ” (QS. Al Anbia: 107).

Sebagaimana Baginda Nabi Saw menyebut dirinya sebagai nabi pembawa rahmat dalam sabdanya:

” أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَالْمُقَفِّى وَالْحَاشِرُ وَنَبِىُّ التَّوْبَةِ وَنَبِىُّ الرَّحْمَةِ ”

Artinya: “Aku adalah Muhammad, Ahmad, Muqaffi (yang menjadi akhir para nabi), Hasyir (semua makhluk akan dikumpulkan di bawah kakinya di hari kiamat), nabiyuttaubat, dan nabiyurrahmah (nabi pembawa kasih sayang) “(HR. Muslim)

Adapun rahmat Allah Swt yang 99% adalah akan nampak kelak di akhirat, dimana rahmat Allah Swt akan terpancar melalui Baginda Rasulullah Saw.

” Rahmat adalah merupakan Sifat Ketuhanan yang nampak pada ruhaniyah muhammadiyah yang memancar pada segala bentuk kasih sayang yang ada di muka bumi ini “, pungkas syekh Yusri.

 

Hal ini sebagaimana sabda Baginda Nabi Saw:

” جَعَلَ اللَّهُ الرَّحْمَةَ مِائَةَ جُزْءٍ فَأَمْسَكَ عِنْدَهُ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ جُزْءًا وَأَنْزَلَ فِى الأَرْضِ جُزْءًا وَاحِدًا فَمِنْ ذَلِكَ الْجُزْءِ يَتَرَاحَمُ الْخَلْقُ حَتَّى تَرْفَعَ الْفَرَسُ حَافِرَهَا عَنْ وَلَدِهَا خَشْيَةَ أَنْ تُصِيبَهُ ”

Artinya: “Allah Swt menjadikan sifat Rahmat itu menjadi seratus bagian, dan Allah Swt menahan sembilan puluh sembilan dari RahmatNya, dan Allah Swt menurunkan satu bagian dari Rahmat itu ke dunia.

Dan dari bagian rahmat inilah para makhluk saling mengasihi, hingga kuda mengangkat kaki dari anaknya karena khawatir, agar tidak menginjaknya. wallahu a’lam.(Jft/Aktual)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...