21 November 2018

Mau Tahu Bacaan Niat Puasa Ramadhan yang Benar?

KONFRONTASI -  Sidang isbat (penetapan) awal bulan Ramadhan 1439 Hijriyah akan digelar sore ini oleh Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta, Selasa (15/5/2018). Artinya, tak lama lagi umat Islam di Indonesia akan menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Sebelum melaksanakan ibadah wajib ini, umat Islam harus mengetahui rukun dan bacaan niat puasa Ramadhan. Niat memiliki kedudukan penting karena merupakan salah satu rukun beribadah. Ibadah yang tidak diawali dengan niat maka akan menjadi sia-sia.

Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang pelaksanaannya dikerjakan pada bulan Ramadhan. Ibadah ini dihukumi wajib sebagaiaman Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa".

Kemudian diperkuat hadits Nabi: "Dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: Islam didirikan atas lima dasar yaitu: mengaku bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad utusan Allah, mendirikan sholat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan menunaikan ibadah haji ke Baitullah (bagi yang mampu).

Adapun rukun puasa sebagai berikut:
1. Berniat. "Barang siapa yang tidak membulatkan niat sebelum fajar, tidak sah puasanya. (HR Ahmad, Tirmidzi, dan Ashabus Sunan)

2. Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Lalu, kapan mulai berniat puasa? Pengasuh LPD Al Bahjah, Buya Yahya, dalam video ceramah yang diunggah Al-Bahjah TV 25 Mei 2017 menerangkan, apabila Ramadhan besok, maka usai Maghrib sudah bisa berniat. 
“Berniat tidak harus menunggu salat tarwih karena pergantian hari itu menurut kalender Islam Hijriyah adalah terbenamnya matahari, bukan dinihari pukul 00.00 WIB,” terangnya.

Niat itu tempatnya di dalam hati, namun jika dilafazkan juga tetap sah. Bacaan yang paling singkat dan sederhana, “Aku niat puasa Ramadhan esok hari.” Adapun mazhab Imam Malik biasa berniat puasa Ramadhan selama sebulan penuh. Intinya hadirkan niat dalam hati dengan ikhlas karena Allah.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan:

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhona haadzihis-sanati lillahi ta'ala.Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala".

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh:

Nawaitu shauma syahri ramadhona kullihi lillaahi ta’ala. Artinya: "Aku niat berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala".(Jft/Snd0)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...